Sabtu, 14 Mei 2011

Hildergard_Kawanku

Semua ini berawal dari sebuah ekstrakulikuler favoritku, yang sudah aku gemari dari aku masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Dan berlanjut sampai aku duduk di bangku SMP.

Dari aku masih duduk di bangku Sekolah Dasar, aku sangat senang dengan ekstrakulikuler PRAMUKA. Aku mulai aktif dalam ekskul ini kerika aku masih duduk di kelas 5 SD. Aku termasuk siswi yang aktif dalam mengikuti ekskul ini, sampai - sampai aku tidak pernah absen dalam kehadiran, kecuali jika memang hari libur atau memang ekskul sedang diliburkan. Rutinitas ini terus aku lakukan sampai aku kelas 6 semester pertama. Semua kegiatan yang diadakan pun aku ikuti, dari mulai kegiatan dalam sekolah sampai keluar sekolah, seperti mengikuti lomba - lomba di sekolah lain, dan lain sebagainya. Aku pun termasuk anggota inti di dalamnya.

Meskipun pada semester kedua aku vacum dalam ekskul ini, karena aku harus lebih konsentrasi dalam menghadapi ujian akhirku. Dengan berat hati, akupun menghilangkan rutinitasku yang satu ini, dan menggantinya dengan rutinitas lain, yaitu BELAJAR. Memang membosankan rutinitas baruku ini, jauh berbeda dengan rutinitasku sebelumnya. Tapi demi kesuksesanku yang sudah belajar keras dalam 6 tahun ini, aku pun rela.

Ketika masuk SMP (tepatnya MTs. Pondok Pesantren), aku juga menemukan sebuah ekskul yang sama di sekolah baruku ini. Walaupun berbeda nama programnya, ketika aku masih SD namanya PRAMUKA ketika aku masuk SMP disini bernama KEPANDUAN. Tapi tak apa, yang penting aku bisa melanjutkan kegemaranku yang satu ini.

Dari kelas 7 MTs, aku sudah sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Dan disini juga ternyata ada sebuah kelompok khusus yang mengurusi kegiatan - kegiatan yang ada di dalam KEPANDUAN ini. Karena kecintaanku terhadap PRAMUKA, akupun bercita - cita dan menargetkan ketika kelas 8 nanti aku harus bisa masuk ke pasukan khusus ini (kami biasa menyebutnya PASUS).

Akhirnya setelah perjuangan panjang, dan seleksi yang begitu ketat. Akupun terpilih sebagai salah satu dari 16 orang yang lolos menjadi PASUSJUNIOR (singkatannya PASJU). Aku bersukur kepada Allah, aku bisa merasakan kembali pengalaman SDku yang sudah tidak aku rasakan kembali. Tapi ternyata, PASUS disini tidak hanya mencakup PRAMUKA saja, tapi mencakup PRAMUKA, PASKIBRA, dan PMR. Dan kami lebih konsentrasi dibagian PASKIBRA, karena banyak lomba - lomba yang bersangkutan dengan PASKIBRA.

Tepatnya tanggal 29 Oktober 2009, aku dan teman -  teman seperjuanganku dilantik menjadi seorang PASUS JUNIOR yang akan membawa nama baik kami, juga sekolah kami. Mulai hari ini, hari dimana kami dipersatukan dalam sebuah kelompok yang nanti akan membawa kami kedalam medan - medan perlombaan, yang akhirnya membuat kami sulit sekali untuk berpisah.

Cerita - cerita indah telah kami goreskan dalam lembaran hari - hari kami. Walaupun lelah, capek, letih, karena kami harus terus latihan setiap hari, untuk memberikan penampilan terbaik kami ketika kami akan menghadapi lomba. Jika waktu lomba sudah dekat, apalagi jika TM (teknikal meeting) sudah kami ikuti, kami latihan 3x dalam sehari, untuk menyesuaikan skep PBB kami dengan skep PBB yang dilombakan.

Kenangan indah bersama yang sulit sekali aku lupakan, pagi - pagi ketika orang - orang sibuk bersiap - siap ke sekolah, kami latihan karena kami sudah bersiap - siap sebelum adzan shubuh berkumandang, sarapan bersama. Ketika waktu istirahat tiba, kami langsung berkumpul kembali di lapangan dan kembali latihan. Ketika waktu sore telah menjelang, tepatnya setelah sholat ashar bersama di masjid kami pun kembali ke lapangan dan berlatih kembali, setelah itu kami makan sore bersama. Begitulah rutinitas kami setiap hari.

Hingga waktu telah menakdirkan kami untuk kehilangan semuanya, kehilangan kebersamaan kami, kehilangan waktu - waktu indah kami, kehilangan kenangan manis kami, dan kehilangan lomba - lomba kami. Tak terasa, satu tahun sudah kami menjabat, satu tahun sudah kami berjuang, dan satu tahun sudah kami bersama mengarungi terjal - terjal untuk meraih kemenangan. Kami harus mencari pengganti kami, pengganti yang lebih baik dari kami, pengganti yang bisa membuat sekolah kami berjaya. Inilah saatnya..

Penyeleksian telah kami lakukan, dan kini 16 orang pengganti kami telah menduduki jabatan kami. Kini adalah awal dari kesempatan mereka, dan akhir dari kesempatan emas kami. Selamat dik, saat ini adalah kesempatan kalian, jangan sia - siakan momentum ini. Dan selamat mencoba!!

Sedih memang kehilangan sahabat yang sudah menyatu dalam jiwa raga kita, kebersamaan yang indah, dan hari - hari yang indah, kini telah tiada.

Sahabat, Hildergard tidak akan pernah mati kawan, Hildergard akan selalu hidup dalam hatiku, dan hati kita semua.. I MISS U ALL..






Tidak ada komentar:

Posting Komentar